AWS Summit Jakarta 2026 · Seri Sesi

Mendalami Bedrock AgentCore

Fondasi enterprise untuk membangun, menjalankan, dan mengamankan agen AI dalam skala besar.
Kode AIM303Level 300 · LanjutanTrack AI & Agentic
Edisi Pertama · 2026 · Buku 1 dari 61
Track · AI & Agentic AI

Tentang Sesi Ini

01

Ringkasan & metadata

AIM30311:00 WIBFloor 4, Ballroom 1A1 Level 300 · LanjutanBahasa IndonesiaPembicara: AWS

Sesi ini membedah Amazon Bedrock AgentCore — sekumpulan layanan terkelola yang menjadi fondasi untuk membangun, menjalankan, dan mengoperasikan agen AI (agentic AI) di tingkat enterprise. Kalau tahun-tahun sebelumnya obrolan berkutat pada "model mana yang paling pintar", 2026 menggeser pertanyaannya menjadi: "bagaimana menjalankan agen dengan aman, andal, dan bisa diaudit ketika ia benar-benar dipakai ribuan pengguna?" Di situlah AgentCore berperan.

Sebuah agen bukan sekadar panggilan ke model bahasa. Ia perlu mengingat percakapan, memakai alat (memanggil API internal, database, atau browser), diberi izin yang tepat atas nama pengguna, dan dipantau setiap langkahnya. Membangun semua itu sendiri dari nol berarti mengurus server, isolasi sesi, penyimpanan memori, manajemen identitas, hingga tracing — pekerjaan berat yang tidak berhubungan langsung dengan nilai bisnis. AgentCore menyediakan komponen-komponen tersebut sebagai layanan siap pakai, dan bersifat framework-agnostic (bisa dipakai dengan Strands, LangGraph, CrewAI, atau kerangka lain).

Kenapa penting untuk Anda? Jika tim Anda sudah membuat prototipe agen yang keren di laptop tetapi mentok saat mau dibawa ke produksi (soal keamanan, skala, dan biaya operasional), sesi ini adalah peta jalannya.
Konsep Inti

Apa Itu & Bagaimana Bekerjanya

02

Apa itu AgentCore

Bayangkan agen AI sebagai "otak" yang bisa bernalar. AgentCore adalah "tubuh dan lingkungan kerja"-nya: tempat otak itu berjalan, ingatannya disimpan, tangannya (alat) tersambung ke sistem lain, kartu aksesnya diverifikasi, dan seluruh geraknya terekam. Ia melengkapi Amazon Bedrock (yang menyediakan model-model fondasi) dengan lapisan operasional yang dibutuhkan agar agen layak produksi.

Prinsip desainnya: modular. Anda tidak wajib memakai semuanya. Butuh memori saja? Pakai komponen memori. Butuh menjadikan API internal sebagai alat bagi agen? Pakai gateway. Ini membuat adopsi bisa bertahap, sesuai kebutuhan.

Komponen utama

Berikut komponen inti yang dibahas di sesi, dengan fungsi ringkasnya:

RuntimeJalankan agen serverless, sesi terisolasi
MemoryIngatan jangka pendek & panjang
GatewayUbah API/Lambda jadi alat (MCP)
IdentityIzin aman atas nama pengguna
BrowserAlat jelajah web headless
Code InterpreterSandbox eksekusi kode
ObservabilityTracing & jejak tiap langkah

Ketujuh komponen ini dapat dipadukan. Contohnya, satu agen customer service bisa memakai Runtime untuk berjalan, Memory untuk mengingat preferensi pelanggan, Gateway untuk mengecek status pesanan lewat API internal, Identity agar hanya melihat data milik pelanggan yang sedang login, dan Observability agar setiap keputusan bisa ditelusuri saat audit.

Perumpamaan

Analogi yang Mudah Dicerna

03

Ibarat kantor & pegawai baru

Ibaratnya, agen AI adalah pegawai baru yang cerdas. Ia pintar bernalar, tetapi di hari pertama ia belum bisa bekerja: belum punya meja, belum punya kartu akses, belum kenal sistem perusahaan, dan belum ada yang mencatat apa yang ia kerjakan. AgentCore adalah keseluruhan "kantor" yang membuat pegawai itu produktif dan aman.

KANTOR (AgentCore) Pegawai (Agent) Meja (Runtime)Arsip (Memory)Telepon (Gateway) Badge (Identity)Komputer (Tools)CCTV (Observ.)
Analogi: agen sebagai pegawai baru, AgentCore sebagai kantor yang membuatnya bisa bekerja aman.
Arsitektur

High-Level Architecture & Alur

04

High-Level Architecture (HLA)

Secara garis besar, arsitektur sebuah aplikasi ber-agen di atas AgentCore terlihat seperti ini: aplikasi Anda memanggil AgentCore Runtime, di dalamnya agen bernalar memakai model di Amazon Bedrock, lalu — sesuai kebutuhan — menyentuh Gateway (untuk alat), Memory (untuk ingatan), dan Identity (untuk izin), sementara Observability merekam semuanya.

Aplikasi AgentCoreRuntime + Agent Bedrock (Model) Gateway → Tools Memory Identity Browser / Code Observability (tracing seluruh alur)
HLA: aplikasi → Runtime (agen + model Bedrock) → Gateway/Memory/Identity/Tools, dipantau Observability.

Alur kerja satu permintaan

Ketika seorang pengguna mengetik "di mana pesanan saya?", inilah yang terjadi di balik layar:

  1. Masuk & identitas. Permintaan masuk ke Runtime; Identity memastikan agen bertindak atas nama pengguna yang benar dengan izin yang sesuai.
  2. Bernalar. Agen (dengan model Bedrock) memahami maksud dan memutuskan perlu memanggil alat "cek pesanan".
  3. Ambil ingatan. Memory memberi konteks (mis. pesanan terakhir pelanggan).
  4. Panggil alat. Lewat Gateway, agen memanggil API internal sistem order.
  5. Susun jawaban. Agen merangkai hasil menjadi jawaban yang ramah.
  6. Rekam. Observability mencatat tiap langkah untuk audit & perbaikan.
IdentityNalarMemoryGatewayJawaban
Alur permintaan agen: identitas → nalar → ingatan → alat → jawaban (semua terekam).
Contoh Penerapan

Dari Konsep ke Bisnis Nyata

05

Contoh nyata (konteks Indonesia)

Agar tidak berhenti di teori, berikut tiga skenario penerapan lintas industri yang khas di Indonesia.

Contoh Penerapan · E-commerce

Agen layanan pelanggan 24/7

Sebuah marketplace membangun agen CS. Identity memastikan agen hanya mengakses data pesanan pembeli yang sedang login; Gateway menyambungkan ke API order & kurir; Memory mengingat keluhan sebelumnya sehingga pelanggan tak perlu mengulang cerita. Hasilnya: pertanyaan "di mana paket saya" terjawab instan, dan agen bisa mengeskalasi ke manusia bila keluhan sensitif — dengan seluruh jejak tercatat di Observability untuk kepatuhan.

Contoh Penerapan · Perbankan

Asisten operasional internal

Bank membuat asisten untuk tim operasi yang bisa merangkum tiket, mengecek status transaksi, dan menyiapkan draf balasan. Karena data nasabah sangat sensitif, Identity membatasi akses per peran (role), Runtime mengisolasi tiap sesi, dan Observability menyediakan audit trail yang dibutuhkan regulator. Agen mempercepat penanganan tanpa mengorbankan tata kelola.

Contoh Penerapan · Kesehatan

Pra-triase & navigasi layanan

Penyedia telemedisin memakai agen untuk membantu pasien menemukan layanan yang tepat. Memory menjaga konteks keluhan, Gateway mengecek jadwal dokter, dan pagar pengaman ketat mencegah agen memberi diagnosis medis. Setiap interaksi terekam sehingga tim klinis dapat meninjau kualitas jawaban.

Mode Slide

Ringkasan Visual (Geser)

06

Ringkasan visual

Enam kartu berikut merangkum inti sesi. Gunakan tombol atau tombol panah keyboard (← →) untuk berpindah.

AIM303 · Slide 1

Masalahnya bukan model, tapi operasionalnya

Model makin pintar. Tantangan nyata: menjalankan agen secara aman, andal, dan bisa diaudit di skala produksi.

1 / 6
AIM303 · Slide 2

AgentCore = fondasi agen

Lapisan operasional di atas Amazon Bedrock. Modular & framework-agnostic.

2 / 6
AIM303 · Slide 3

Tujuh komponen

  • Runtime, Memory, Gateway
  • Identity, Browser, Code Interpreter
  • Observability
3 / 6
AIM303 · Slide 4

Analogi kantor

Agen = pegawai baru; AgentCore = kantor (meja, arsip, telepon, badge, CCTV) yang membuatnya produktif & aman.

4 / 6
AIM303 · Slide 5

Alur permintaan

Identitas → nalar → ingatan → panggil alat → jawaban → terekam.

5 / 6
AIM303 · Slide 6

Bawa pulang

Mulai kecil (mis. Memory + Gateway), lalu tambah komponen saat kebutuhan produksi tumbuh.

6 / 6
Penutup

Poin yang Bisa Dibawa Pulang

07

Poin yang bisa dibawa pulang

Tentang Buku Ini
Sainskerta · Seri AWS Summit Jakarta 2026

Buku ini adalah rangkuman edukatif independen atas satu sesi AWS Summit Jakarta 2026 (6 Agustus 2026, The Ritz-Carlton Jakarta), dibuat agar materi tetap bisa dipelajari oleh mereka yang tak sempat hadir. Bukan materi resmi AWS; seluruh nama produk & merek adalah milik pemiliknya masing-masing. Contoh penerapan bersifat ilustratif.

Bagian dari seri 61 buku — satu buku untuk tiap sesi.