AWS Summit Jakarta 2026 · Seri Sesi

Transformasi Data Lake dengan Amazon S3 Tables

Lebih cepat & hemat: tabel Apache Iceberg terkelola di atas S3 untuk analitik data lake skala besar.
Kode MAM301Level 300 · LanjutanTrack Data & Analytics
Edisi Pertama · 2026 · Bagian dari seri 61 sesi
Track · Data & Analytics

Tentang Sesi Ini

01

Ringkasan & metadata

MAM30116:00 WIBFloor 4, Ballroom 3A Level 300 · LanjutanBahasa IndonesiaPembicara: Kawan Lama Group & AWS

Sesi ini membedah Amazon S3 Tables — penyimpanan tabel terkelola berbasis Apache Iceberg yang berjalan di atas Amazon S3. Tujuannya sederhana namun berdampak besar: mempercepat analitik data lake sekaligus menekan biaya dan beban operasional dibanding cara lama, yaitu mengelola tabel Iceberg sendiri di atas file mentah di S3.

Selama bertahun-tahun, data lake menjanjikan "simpan semua data di satu tempat murah". Kenyataannya, tumpukan file mentah (CSV, JSON, Parquet) cepat berubah menjadi rawa data (data swamp): kueri lambat, sulit dikelola, dan butuh perawatan manual yang tak ada habisnya. S3 Tables hadir sebagai jawaban: ia menjadikan "tabel" sebagai objek kelas satu di S3 — lengkap dengan skema, transaksi, dan pemeliharaan otomatis — sehingga tim data bisa fokus menganalisis, bukan merawat infrastruktur.

Kenapa penting untuk Anda? Jika data lake Anda sudah menampung terabyte hingga petabyte tetapi kuerinya makin lambat dan biaya komputasinya membengkak, sesi ini menunjukkan jalan menuju analitik yang lebih kilat dan lebih murah — dengan bukti nyata dari Kawan Lama Group.

Konteks Nyata · Kawan Lama Group

Kawan Lama Group adalah salah satu grup ritel terbesar di Indonesia dengan sekitar 450 gerai di seluruh negeri, menaungi merek populer seperti ACE Hardware Indonesia (±145 gerai), Informa (±69 gerai), Krisbow, Toys Kingdom, Chatime, hingga platform e-commerce Ruparupa (PT Omni Digitama Internusa) yang terhubung ke 600+ jaringan toko grup. Jejak nyata mereka di analitik cloud sudah terdokumentasi: Ruparupa membangun data lake di atas Amazon S3 yang dilengkapi AWS Glue (ETL), AWS DMS (ingest/CDC), format tabel Apache Hudi, kueri Amazon Athena, dan dashboard Amazon QuickSight. Hasilnya konkret: pelaporan yang dulu mingguan kini diperbarui tiap jam (sekitar 168× lebih cepat), pengguna dashboard tumbuh dari 20 menjadi ±180 orang, tim analitik dari 1 menjadi 7 orang, dan jumlah dashboard mencapai ±70 — yang menurut mereka turut mendorong kenaikan pendapatan di berbagai unit bisnis Kawan Lama Group.

Sumber: AWS Big Data Blog, "How Ruparupa gained updated insights with an Amazon S3 data lake, AWS Glue, Apache Hudi, and Amazon QuickSight" (13 Feb 2024); profil grup & jumlah gerai dari kawanlamagroup.com, Kontan, dan SWA. Catatan: studi kasus publik tersebut memakai Apache Hudi, bukan Amazon S3 Tables/Iceberg; detail arsitektur spesifik sesi bersifat ilustratif kecuali disebutkan resmi.

Konsep Inti

Dari File Mentah ke Tabel Terkelola

02

Masalah data lake tradisional

Data lake klasik menyimpan data sebagai file mentah yang berserakan di banyak folder S3. Pendekatan ini fleksibel dan murah untuk menyimpan, tetapi menimbulkan beberapa nyeri klasik saat data tumbuh besar:

Singkatnya: data lake mentah gampang berubah menjadi data swamp — banyak data, tetapi sulit dipercaya dan lambat digali.

Apa itu Iceberg & S3 Tables

Apache Iceberg adalah format tabel terbuka untuk data lake. Alih-alih sekadar tumpukan file, Iceberg menambahkan lapisan metadata cerdas yang menjadikan kumpulan file itu sebuah tabel sungguhan, dengan kemampuan:

Amazon S3 Tables mengambil Iceberg dan menjadikannya layanan terkelola. Bukan lagi Anda yang mengurus kompaksi dan metadata; S3 melakukannya secara otomatis. Inilah keunggulan intinya:

Amazon S3 TablesTabel Iceberg terkelola di S3
Apache IcebergFormat tabel terbuka
Amazon AthenaKueri SQL serverless
AWS GlueKatalog & ETL data
EMR / SparkPemrosesan big data
Amazon RedshiftGudang data & analitik
Kompaksi otomatisPerawatan tabel tanpa manual

Karena berbasis Iceberg terbuka, S3 Tables terintegrasi mulus dengan mesin analitik AWS — Athena, EMR/Spark, Redshift — dan dikatalogkan lewat AWS Glue. Hasilnya: performa kueri lebih tinggi, biaya lebih hemat, dan beban operasional yang jauh berkurang.

Perumpamaan

Analogi yang Mudah Dicerna

03

Gudang berantakan jadi rak berlabel

Ibaratnya, data lake tradisional adalah gudang penuh tumpukan kardus berserakan. Semua barang memang tersimpan di sana, tetapi tidak ada label, tidak ada rak, dan tidak ada petugas yang merapikan. Ketika Anda butuh satu barang tertentu, Anda harus membongkar ratusan kardus satu per satu — melelahkan dan lambat.

Amazon S3 Tables mengubah gudang itu menjadi gudang modern yang tertata. Barang-barang kini disusun di rak berlabel (tabel dengan skema), ada buku inventaris yang mencatat setiap perubahan (versi & time-travel), dan yang terpenting: ada petugas otomatis yang tanpa diminta terus merapikan rak, menggabungkan kotak-kotak kecil, dan membuang barang usang (kompaksi & pemeliharaan otomatis). Mencari barang pun jadi kilat — cukup lihat label rak, ambil, selesai.

SEBELUM · Gudang berantakan SESUDAH · Rak berlabel (S3 Tables) petugas otomatis
Analogi: dari kardus berserakan (file mentah) menjadi rak berlabel dengan petugas otomatis yang merapikan (S3 Tables).
Arsitektur

High-Level Architecture & Alur

04

High-Level Architecture (HLA)

Secara garis besar, arsitektur analitik di atas S3 Tables terlihat seperti ini: data dari berbagai sumber diserap (ingest) ke dalam Amazon S3 Tables. Di sana data tersimpan sebagai tabel Iceberg, dikatalogkan oleh AWS Glue, sementara S3 menjalankan kompaksi & pemeliharaan otomatis di latar belakang. Mesin analitik — Athena, EMR/Spark, Redshift — lalu mengkueri tabel yang sama untuk BI, laporan, dan analisis.

Aplikasi Database Log/IoT S3 Tables(Iceberg) Glue Catalog Kompaksi otomatis Amazon Athena EMR / Spark Amazon Redshift
HLA: sumber data → S3 Tables (Iceberg, dikatalog Glue, dirawat otomatis) → Athena/EMR/Redshift untuk analitik.

Alur kerja satu kueri

Ketika seorang analis menjalankan "berapa total penjualan ACE bulan lalu per kota?", inilah yang terjadi di balik layar:

  1. Serap. Data transaksi ditulis ke tabel Iceberg di S3 Tables — dengan jaminan ACID, tak ada data setengah jadi.
  2. Rawat otomatis. Di latar belakang, S3 menggabungkan file kecil (kompaksi) dan membersihkan snapshot usang, tanpa campur tangan tim.
  3. Kueri. Analis menjalankan SQL lewat Athena; mesin membaca metadata Iceberg untuk tahu file mana saja yang relevan.
  4. Pangkas data. Berkat metadata & partisi, mesin hanya memindai file yang perlu — bukan seluruh tabel — sehingga kueri kilat & murah.
  5. Hasil. Jawaban muncul cepat untuk dashboard BI, laporan, atau analisis lanjutan.
SerapKompaksiKueriPangkasHasil
Alur kueri di S3 Tables: serap → kompaksi otomatis → kueri → pangkas data → hasil kilat.
Contoh Penerapan

Dari Konsep ke Bisnis Nyata

05

Contoh nyata (konteks Indonesia)

Agar tidak berhenti di teori, berikut tiga skenario penerapan — dibuka dengan pengalaman Kawan Lama Group, perusahaan ritel besar di Indonesia (mencakup merek seperti ACE dan Informa) yang menjadi pembicara di sesi ini.

Contoh Penerapan · Ritel (Kawan Lama Group)

Analitik penjualan & inventori

Sebagai peritel dengan banyak toko dan ribuan SKU, Kawan Lama Group mengumpulkan data penjualan dan stok dalam jumlah masif setiap hari. Dengan memindahkan data lake mereka ke S3 Tables, tim data tak lagi repot mengurus kompaksi manual atas jutaan file transaksi. Kueri "produk terlaris per wilayah" dan "stok menipis per toko" yang dulu memakan waktu lama kini berjalan jauh lebih cepat lewat Athena — memungkinkan keputusan restock & promosi yang lebih gesit, dengan biaya komputasi yang lebih hemat.

Contoh Penerapan · Data Lakehouse Enterprise

Satu sumber kebenaran untuk banyak tim

Sebuah perusahaan besar menyatukan data dari ERP, CRM, dan aplikasi operasional ke dalam lakehouse berbasis S3 Tables. Karena format Iceberg terbuka, tim rekayasa data memakai EMR/Spark untuk ETL berat, sementara tim analis memakai Redshift dan Athena membaca tabel yang sama tanpa menyalin data. Time-travel memudahkan audit dan reproduksi laporan pada tanggal tertentu, dan ACID menjaga konsistensi meski banyak proses menulis bersamaan.

Contoh Penerapan · BI & Pelaporan Cepat

Dashboard yang selalu segar

Tim BI membangun dashboard eksekutif yang menampilkan KPI harian. Dengan kompaksi otomatis menjaga tabel tetap ramping, kueri dashboard tetap kilat meski volume data terus bertambah. Pemangkasan berbasis partisi & metadata Iceberg berarti setiap refresh dashboard hanya memindai data yang relevan — laporan tampil cepat, dan tagihan komputasi tetap terkendali.

Mode Slide

Ringkasan Visual (Geser)

06

Ringkasan visual

Enam kartu berikut merangkum inti sesi. Gunakan tombol atau tombol panah keyboard (← →) untuk berpindah.

MAM301 · Slide 1

Data lake mentah cepat jadi "rawa"

File berserakan bikin kueri lambat, sulit dikelola, dan butuh perawatan manual tanpa henti.

1 / 6
MAM301 · Slide 2

Iceberg = tabel sungguhan di data lake

Skema jelas, versi & time-travel, transaksi ACID — bukan sekadar tumpukan file.

2 / 6
MAM301 · Slide 3

S3 Tables = Iceberg terkelola

  • Kompaksi & pemeliharaan otomatis
  • Performa kueri lebih tinggi
  • Biaya & operasional lebih hemat
3 / 6
MAM301 · Slide 4

Analogi gudang

Dari kardus berserakan menjadi rak berlabel dengan petugas otomatis yang merapikan — barang ketemu kilat.

4 / 6
MAM301 · Slide 5

Integrasi luas

Satu tabel Iceberg dibaca Athena, EMR/Spark, dan Redshift — dikatalog oleh AWS Glue.

5 / 6
MAM301 · Slide 6

Bukti nyata: Kawan Lama Group

Analitik penjualan & inventori ritel jadi lebih cepat dan hemat tanpa perawatan tabel manual.

6 / 6
Penutup

Poin yang Bisa Dibawa Pulang

07

Poin yang bisa dibawa pulang

Tentang Buku Ini
Sainskerta · Seri AWS Summit Jakarta 2026

Buku ini adalah rangkuman edukatif independen atas satu sesi AWS Summit Jakarta 2026, dibuat agar materi tetap bisa dipelajari oleh mereka yang tak sempat hadir. Bukan materi resmi AWS maupun Kawan Lama Group; seluruh nama produk & merek adalah milik pemiliknya masing-masing. Contoh penerapan bersifat ilustratif.

Bagian dari seri 61 sesi AWS Summit Jakarta 2026 — satu buku untuk tiap sesi.