Tentang Sesi Ini
Ringkasan & metadata
Sesi ini membedah AWS Transform — sebuah layanan agentic yang memakai agen AI untuk mempercepat dua pekerjaan besar yang selama ini paling melelahkan bagi tim TI: modernisasi dan migrasi beban kerja lama. Alih-alih memindahkan aplikasi baris demi baris dengan tangan selama berbulan-bulan, agen AI menganalisis kode dan infrastruktur lama, lalu menghasilkan versi modern yang siap dijalankan di AWS — sementara manusia tetap memeriksa dan menyetujui setiap perubahan.
Banyak organisasi di Indonesia — bank, asuransi, manufaktur, hingga instansi pemerintah — masih menjalankan aplikasi warisan (legacy): aplikasi .NET yang terkunci di Windows, mainframe yang mahal dirawat, atau ratusan mesin virtual VMware di ruang server sendiri. Memodernisasinya secara manual itu lambat, mahal, dan berisiko. AWS Transform menyediakan "tenaga kerja AI" yang menanggung bagian yang berat dan berulang, sehingga tim bisa fokus pada keputusan dan validasi.
Kenapa penting untuk Anda? Jika organisasi Anda punya aplikasi lama yang "jalan tapi menyusahkan" — sulit di-update, mahal lisensinya, atau sulit dicari orang yang paham — sesi ini menunjukkan cara memangkas waktu dan risiko memodernisasikannya secara drastis.
Apa Itu & Bagaimana Bekerjanya
Apa itu AWS Transform
AWS Transform adalah layanan berbasis agen AI yang otomatis menganalisis, merencanakan, dan mengeksekusi transformasi aplikasi serta infrastruktur lama menuju arsitektur modern di AWS. Kata kuncinya adalah agentic: bukan sekadar alat bantu yang menunggu perintah satu per satu, melainkan agen yang bisa memahami tujuan besar ("pindahkan aplikasi ini dari Windows ke Linux"), memecahnya menjadi langkah-langkah, mengerjakannya, lalu menyodorkan hasil untuk ditinjau.
Prinsipnya: agen menanggung pekerjaan yang berulang, teliti, dan makan waktu — memindai ribuan baris kode, memetakan ketergantungan, menulis ulang bagian yang tidak kompatibel — sedangkan manusia tetap menjadi pengambil keputusan. Setiap perubahan disajikan transparan agar bisa diperiksa, disetujui, atau ditolak. Ini bukan "tombol ajaib" yang menggantikan tim, melainkan pengganda produktivitas tim.
Jenis transformasi yang didukung
AWS Transform menyasar beberapa jenis beban kerja lama yang paling umum menghambat organisasi. Berikut komponen dan kemampuan yang dibahas di sesi:
Keenam kemampuan ini bekerja di bawah satu orkestrator. Contohnya, sebuah perusahaan bisa memakai jalur .NET → Linux untuk melepas ketergantungan lisensi Windows, jalur VMware untuk memindahkan mesin virtual ke cloud, dan Observability untuk memantau setiap batch transformasi agar tak ada yang terlewat — semuanya diarahkan oleh Agentic AI dan diawasi manusia.
Analogi yang Mudah Dicerna
Ibarat mandor renovasi ber-AI
Ibaratnya, AWS Transform adalah mandor renovasi yang ditenagai AI. Bayangkan Anda punya rumah tua yang masih ditinggali tetapi sudah repot: pipanya kuno, listriknya boros, dan tata ruangnya tak lagi cocok. Mandor ini datang, memindai seluruh rumah dari fondasi sampai atap, membuat rencana renovasi rinci, lalu mulai merombaknya menjadi modern — mengganti pipa, memperbarui kelistrikan, menata ulang ruangan.
Bedanya dengan tukang biasa: mandor AI ini bekerja sangat cepat dan tak pernah lelah pada pekerjaan berulang. Namun ia tidak pernah merobohkan dinding tanpa persetujuan Anda. Setiap perubahan penting disodorkan lebih dulu: "Saya usul mengganti bagian ini, setuju?" Anda tetap pemilik rumah dan pengambil keputusan.
- Memindai rumah = agen menganalisis kode & infrastruktur lama, memetakan ketergantungan.
- Menyusun rencana renovasi = agen membuat rencana transformasi bertahap dan perkiraan dampaknya.
- Merombak jadi modern = agen menulis ulang kode, mengonversi konfigurasi, memindahkan beban kerja.
- Minta persetujuan tiap perubahan = manusia meninjau dan menyetujui (human-in-the-loop).
- Laporan pengerjaan = observability menampilkan progres dan hasil untuk divalidasi.
High-Level Architecture & Alur
High-Level Architecture (HLA)
Secara garis besar, cara kerja AWS Transform terlihat seperti ini: sumber lama (kode .NET, mainframe, atau VM VMware) menjadi masukan bagi agen AI AWS Transform, yang menganalisis, merencanakan, dan menghasilkan artefak modern untuk dijalankan di AWS. Di tengah alur ada gerbang persetujuan manusia, dan seluruh proses dipantau lewat Observability.
Alur kerja satu transformasi
Ketika sebuah tim menyerahkan aplikasi .NET lama untuk dimodernisasi, inilah yang terjadi di balik layar:
- Pindai & analisis. Agen memindai kode dan konfigurasi, memetakan ketergantungan serta bagian yang tak kompatibel dengan Linux.
- Susun rencana. Agen menyusun rencana transformasi bertahap beserta perkiraan usaha dan risikonya.
- Eksekusi otomatis. Agen menulis ulang kode yang perlu diubah, mengonversi dependensi, dan menyiapkan artefak baru.
- Tinjau manusia. Tim memeriksa perubahan yang diusulkan, lalu menyetujui atau meminta revisi.
- Uji & validasi. Hasil diuji untuk memastikan perilaku aplikasi tetap benar setelah dimodernisasi.
- Rilis & pantau. Aplikasi modern dijalankan di AWS; Observability memantau kesehatannya.
Dari Konsep ke Bisnis Nyata
Contoh nyata (konteks Indonesia)
Agar tidak berhenti di teori, berikut tiga skenario penerapan lintas industri yang khas di Indonesia.
Modernisasi aplikasi .NET legacy
Sebuah perusahaan ritel besar menjalankan aplikasi internal berbasis .NET Framework yang terkunci di server Windows dan mahal lisensinya. Dengan AWS Transform, agen AI memindai kode, memetakan bagian yang tak kompatibel, lalu menulis ulang aplikasi agar berjalan di .NET modern di Linux. Tim developer meninjau setiap perubahan sebelum disetujui. Hasilnya: biaya lisensi Windows turun, aplikasi lebih ringan dan mudah di-scale — dan pekerjaan yang biasanya makan berbulan-bulan dipangkas drastis.
Migrasi mainframe
Sebuah bank masih menjalankan sistem inti pada mainframe yang mahal dirawat dan makin sulit mencari orang yang paham kodenya. AWS Transform membantu menganalisis program mainframe lama, mendokumentasikan logika bisnis yang selama ini "tersembunyi", dan memandu migrasi ke arsitektur modern di AWS. Karena data nasabah sangat sensitif, setiap langkah divalidasi tim dan diaudit — modernisasi berjalan tanpa mengorbankan tata kelola.
Migrasi VMware ke AWS
Sebuah perusahaan manufaktur mengoperasikan ratusan mesin virtual VMware di ruang server sendiri, dengan biaya perawatan dan lisensi yang terus membengkak. AWS Transform memetakan seluruh VM beserta ketergantungannya, menyusun rencana pemindahan berkelompok (wave), lalu memigrasikannya ke AWS. Tim infrastruktur memantau tiap gelombang lewat Observability, memastikan tak ada layanan yang terganggu selama perpindahan.
Ringkasan Visual (Geser)
Ringkasan visual
Enam kartu berikut merangkum inti sesi. Gunakan tombol atau tombol panah keyboard (← →) untuk berpindah.
Poin yang Bisa Dibawa Pulang
Poin yang bisa dibawa pulang
- Beban kerja lama itu mahal dan berisiko. Aplikasi .NET, mainframe, dan VMware sering menahan laju organisasi — modernisasi manual lambat dan menyita tenaga.
- AWS Transform memakai agen AI untuk menganalisis kode/infrastruktur lama lalu menghasilkan versi modern, memangkas waktu dan biaya secara drastis.
- Manusia tetap memegang kendali. Agen mengerjakan bagian berat; keputusan dan persetujuan tetap di tangan tim (human-in-the-loop).
- Manfaat utama: kecepatan lebih tinggi, biaya lebih rendah, dan risiko lebih kecil — cocok untuk sektor yang diatur ketat seperti bank & asuransi.