Lewati ke konten

Laporan Greenlight

Layarkece Intelligence

HUJAN DI AKHIR JUNI

Genre Romance • 13+ • PH: Rumah Kreatif Nusantara
Disiapkan oleh Layarkece Intelligence • 17 Juni 2026 • No. Ref LK-RPT-2026-0614
LAYARKECE

1 · Ringkasan & Skor Greenlight

82Feasibility
GO

HUJAN DI AKHIR JUNI menunjukkan fundamental yang kuat dengan skor feasibility 82/100 — sudah berada di zona aman GO. Momentum kesesuaian genre × musim dan track record sutradara mendorong proyeksi penonton ke 3,1 jt pada skenario realistis, dengan pendapatan ke produser sekitar Rp 28,4 M dan ROI +186%. Risiko utama terletak pada bankability ensemble cast yang menengah dan babak ketiga naskah yang dinilai melemah oleh analisis LLM. Rekomendasi: lanjutkan ke produksi dengan menjaga disiplin eksekusi marketing & timing rilis.

Penonton (realistis)
3,1 jt
rentang 2,2 jt–4,3 jt
Pendapatan ke produser
Rp 28,4 M
kotor Rp 105,4 M
ROI proyeksi
+186%
pesimis +84%
BEP penonton
1,4 jt
≈ minggu ke-3

2 · Profil Proyek & Asumsi

  • Budget produksi Rp 9,9 M
  • P&A (Print & Advertising) Rp 5,5 M — digital-led, peak H-14
  • Layar pembuka 540 layar nasional (XXI, CGV, Cinépolis)
  • Musim rilis Libur Sekolah — 17 Juni 2026
  • Harga tiket rata-rata Rp 34.000 (blended weekday/weekend)
  • Struktur bagi hasil Exhibitor 50% • Produser 50% (P&A diperhitungkan dari porsi produser)

3 · Analisis Naskah

Struktur naratif tiga babak & sub-skor naskah. Estimasi model — unggah naskah penuh di Script Analyzer untuk analisis LLM mendalam.

Babak 1 · Penataan28%
hal. 1–28
Pengenalan dua tokoh utama di kota hujan; chemistry terbangun cepat, hook emosional kuat di akhir babak.
Babak 2 · Konflik46%
hal. 29–74
Rintangan keluarga & jarak; tensi terjaga, namun midpoint sedikit datar sebelum titik balik kedua.
Babak 3 · Resolusi26%
hal. 75–100
Klimaks emosional di stasiun; resolusi terburu-buru, payoff bisa diperkuat untuk dampak lebih besar.
Struktur80/100
Pacing72/100
Orisinalitas76/100
Daya jual85/100
Kekuatan
  • Premis universal dengan hook emosional kuat sejak babak pertama.
  • Dialog natural dan chemistry pemeran utama meyakinkan.
  • Latar visual (kota hujan) sangat marketable untuk poster & trailer.
Kelemahan
  • ! Midpoint babak kedua sedikit datar, tensi sempat menurun.
  • ! Resolusi babak ketiga terburu-buru, payoff belum maksimal.

Estimasi model — unggah naskah lengkap di Script Analyzer untuk analisis LLM mendalam.

4 · Pasar & Film Pembanding

Posisi proyek terhadap film genre sejenis, diperingkat dari penonton NYATA katalog (filmindonesia + TMDB).

FilmTahunPenontonROI (est.)
Dilan 199020186,3 jt+241%*
Habibie & Ainun20124,6 jt+198%*
Ada Apa Dengan Cinta? 220163,7 jt+167%*
Galih & Ratna20172,9 jt+121%*
Teman Tapi Menikah20181,7 jt+88%*
Surat Kecil untuk Tuhan20171,2 jt+44%*

Rata-rata penonton genre (nyata): 3,4 jt

5 · Talent & Bankability

Bankability sutradara & cast utama (skala 0–100, tier A/B/C) dari track record nyata.

NamaPeranBankabilitySinyalCatatan
Fajar NugrahaSutradara 79Tier A KuatTrack record penyutradaraan (bankability).
Iqbaal RamadhanCast utama 86Tier A Kuat
Prilly LatuconsinaCast utama 74Tier B Sedang
Bima AzrielCast utama 58Tier C Lemah

6 · Faktor Skor & Waterfall

Skor agregat tertimbang dari delapan dimensi model. Bobot mengikuti kalibrasi historis pasar Indonesia.

Kesesuaian Genre × Musimbobot 18% • skor 88 • kontribusi +15,8

Romance pada musim libur sekolah historis menonjol di pasar Indonesia.

Bankability Sutradarabobot 14% • skor 79 • kontribusi +11,1

Track record sutradara konsisten di genre drama-romance.

Bankability Castbobot 14% • skor 73 • kontribusi +10,2

Lead kuat, namun ensemble pendukung menurunkan rata-rata.

Kekuatan Naskahbobot 14% • skor 78 • kontribusi +10,9

Struktur & daya jual tinggi; babak ketiga perlu penajaman.

Skala Rilis (Layar)bobot 12% • skor 80 • kontribusi +9,6

540 layar memadai untuk target penonton genre.

Marketability & P&Abobot 12% • skor 84 • kontribusi +10,1

Konsep visual sangat dapat dipasarkan; strategi digital-led tepat.

Efisiensi Budgetbobot 8% • skor 82 • kontribusi +6,6

Budget proporsional terhadap proyeksi penonton.

Kompetisi Tayangbobot 8% • skor 64 • kontribusi +5,1

Jendela rilis cukup ramai; perlu disiplin timing.

Waterfall Skor (dari basis netral 60)

7 · Proyeksi Finansial & Revenue Multi-Kanal

Tiga skenario (P10 / P50 / P90) diturunkan dari rentang prediksi model. Seluruh angka dalam Rupiah.

PosPesimis (P10)Realistis (P50)Optimis (P90)
Budget produksiRp 9,9 MRp 9,9 MRp 9,9 M
P&ARp 5,5 MRp 5,5 MRp 5,5 M
Penonton2,2 jt3,1 jt4,3 jt
Pendapatan bioskop kotorRp 74,8 MRp 105,4 MRp 146,2 M
Bagi hasil exhibitorRp 37,4 MRp 52,7 MRp 73,1 M
Pendapatan ke produserRp 18,2 MRp 28,4 MRp 42,1 M
BEP penonton1,4 jt1,4 jt1,4 jt
ROI+84%+186%+325%

Pendapatan Lintas Kanal (Lifetime)

Bioskop bukan satu-satunya kanal. Net produser lintas bioskop + OTT + TV + internasional — kanal di luar bioskop adalah estimasi mix industri.

Sumber pendapatanPesimisRealistisOptimis
Bioskop (theatrical)lini inti
Net produser dari porsi bagi hasil bioskop.
Rp 18,2 MRp 28,4 MRp 42,1 M
OTT / Streamingestimasi
Lisensi window kedua (SVOD/AVOD).
Rp 6,0 MRp 9,5 MRp 14,0 M
TV / Free-to-airestimasi
Lisensi tayang televisi nasional.
Rp 2,0 MRp 3,2 MRp 4,8 M
Internasionalestimasi
Distribusi SEA + festival.
Rp 1,2 MRp 2,4 MRp 4,1 M
Total pendapatan (lifetime) Rp 27,4 MRp 43,5 MRp 65,0 M
ROI bioskop saja
hanya lini inti (theatrical) vs budget Rp 9,9 M
+84% +186% +325%
ROI lifetime
seluruh stack pendapatan vs budget Rp 9,9 M
+177% +339% +557%

Legs (opening→total) genre ini ≈ 3,2× • opening weekend ≈ 0,9 jt penonton. Bioskop adalah lini inti model; OTT/TV/Internasional adalah estimasi bauran industri (modelled), bukan kontrak.

8 · Analisis Risiko

RisikoTingkatMitigasi
Bankability ensemble cast menengahSedangPerkuat satu peran pendukung dengan nama tier A; tonjolkan duo lead di materi marketing.
Babak ketiga melemah (analisis LLM)SedangRevisi naskah pada penajaman payoff & resolusi; uji table-read sebelum syuting.
Kompetisi jendela rilis padatTinggiKunci tanggal rilis lebih awal; hindari head-to-head dengan tentpole sejenis.
Ketergantungan pada word-of-mouthRendahPremiere & screening influencer untuk membangun buzz organik pra-rilis.

9 · Rekomendasi & Simulasi What-if

GO — LANJUT PRODUKSI Confidence model 84% • MAPE ±6%
  • ⬤  Naikkan satu peran pendukung ke tier A untuk mengangkat rata-rata bankability cast.
  • ⬤  Tajamkan babak ketiga (payoff & resolusi) untuk menguatkan skor naskah.
  • ⬤  Kunci tanggal rilis libur sekolah lebih awal dan jaga disiplin eksekusi marketing.

Simulasi What-if — Skor Setelah Revisi

Revisi yang disimulasikan
  • Tambah satu cast tier A (bankability ensemble 73 → 82).
  • Revisi babak ketiga naskah (kekuatan naskah 78 → 84).
FaktorSebelumSesudahΔ
Bankability Cast7382+9
Kekuatan Naskah7884+6
Proyeksi skor
82 88 (+6)
GO GO
Metodologi. Skor dihasilkan model heuristik yang dikalibrasi terhadap katalog film rilis bioskop Indonesia (penonton NYATA dari filmindonesia + TMDB). Proyeksi finansial menurunkan rentang dari distribusi prediksi model. Naskah dianalisis dengan LLM untuk struktur naratif, pacing, dan kekuatan karakter.

Confidence 84% • MAPE ±6% • model hybrid heuristik+ML, naskah dianalisis LLM.

Disclaimer: Laporan ini bersifat prediktif dan tidak menjamin kinerja box office aktual. Keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab produser. Data tampilan adalah contoh; di produksi terhubung ke pipeline data live Layarkece. © 2026 Layarkece Intelligence • Confidential — No. Ref LK-RPT-2026-0614.
demo · data ilustratif · judul fiktif · Layarkece