Script Analyzer
Unggah naskah/skenario — dianalisis LLM (Claude) untuk struktur, emosi, kesesuaian genre & risiko sensor LSF.
Input Naskah
LLM • ClaudeHasil Analisis
“Hujan di Akhir Juni” • Drama • 13+Ringkasan LLM
LLM • ClaudePremis intim tentang luka kehilangan dan rekonsiliasi yang dibungkus latar hujan Juni — segmen drama dewasa muda yang masih kekurangan pasokan di bioskop nasional. Karakter Arini ditulis berlapis dan dialognya jujur tanpa terjebak melodrama berlebihan, sebuah kekuatan yang jarang konsisten di genre ini.
Kelemahan utama ada di babak kedua yang sempat melebar pada subplot ayah Damar; pemangkasan 8–10 halaman akan menjaga momentum menuju klimaks. Risiko sensor LSF rendah karena tidak ada konten sensitif yang signifikan. Daya tarik komersial terdongkrak oleh hook visual yang kuat dan premis yang mudah dipasarkan untuk penonton perempuan 15–34.
Breakdown Penilaian
Kurva Emosi (Emotional Arc)
Karakter Utama
| Nama | Peran / arc | Bobot screen-time | Catatan |
|---|---|---|---|
| Arini | Protagonis — arc penerimaan & pemaafan | 52% | Motivasi kuat & konsisten; jaga agar tidak pasif di babak II. |
| Damar | Deuteragonis — katalis kenangan | 41% | Tambah satu beat kerentanan agar chemistry terasa setara. |
| Bu Surti | Ibu Arini (kilas balik) — sumber luka | 22% | Kehadiran flashback efektif & secukupnya; jangan ditambah. |
| Pak Hadi | Ayah Damar — taruhan emosi sekunder | 12% | Subplot rawan melebar — pertimbangkan rampingkan. |
Kekuatan
- + Karakter protagonis berlapis dengan motivasi yang jelas.
- + Dialog jujur & natural, minim melodrama berlebihan.
- + Hook visual hujan Juni kuat & mudah dipasarkan.
- + Risiko sensor LSF rendah — tanpa konten sensitif berarti.
Risiko & Rekomendasi
- ! Pacing babak II kendur — pangkas 8–10 halaman subplot ayah Damar.
- ! Orisinalitas premis tipis — rentan dibandingkan judul drama sejenis.
- ! Beri Arini beat aktif di babak II agar tidak terkesan pasif.
- ! Pertajam klimaks babak III agar membayar setup secara maksimal.